Pengertian dan Penjelasan Zakat Mal

Posted on

Pengetian dan Penjelasan Zakat Mal

Pengertian Zakat Mal—Segala sesuatu yang ada didunia ini hanyalah sebuah titipin yang akan cepat hilang. Entah harta, tahta atau apapun hingga nyawa kita sebagai manusia. Semuanya akan musnah sesuai kehendak Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Maka dari itu, bila memiliki harta atau apapun yang berlebih hendaknya bagikan kepada orang yang kurang mampu. Karena membelanjakan harta dijalan Allah Subhanahu Wa Ta’ala sangatlah terpuji dan menjadi sebuah pahala yang besar apabila dikerjakan. Melakukan shadaqah atau berinfaq memanglah sunnah, namun dalam Islam telah diatur bagi orang-orang yang memiliki harta lebih untuk dikeluarkan melalui zakat mal. Apakah Pengertian Zakat Mal itu? Mari kita cari tahu dengan membaca artikel Khazzanah Tour Travel Umroh Haji ini hingga bawah.

Pengertian Zakat Mal adalah zakat harta yang berarti mensucikan harta yang kita miliki baik berupa usaha, uang, emas atau benda apapun. Mengeluarkan zakat mal, diperuntukkan bagi orang yang mampu saja serta telah mencapai nishob dan waktu yang telah ditentukan. Untuk Pengertian Zakat Mal mengenai waktunya, adalah apabila harta benda tersebut telah mencapai satu tahun. Semua orang yang ingin menunaikan zakat mal ini, akan sangat beruntung karena bisa melakukan sebuah tindakan sosial terhadap sesama manusia ciptaan Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Hukum yang mengatur adanya Pengertian Zakat Mal adalah fardhu ‘ain atau wajib bagi diri sendiri. Wajib karena telah diperintahkan oleh Allah Subhanahu Wa Ta’ala dalam Firman-Nya yang berarti : “Ambillah zakat dari sebagian harta mereka, dengan zakat itu kamu membersihkan dan mensucikan mereka dan mendoalah untuk mereka. …..” (Al Qur’an Surat Al-Maidah ayat 103).

Syarat Zakat Mal

Seperti yang ada pada Pengertian Zakat Mal, maka bisa diambil kesimpulan bahwa orang yang menunaikan zakat mal haruslah :

  1. Beragama Islam
  2. Merdeka
  3. Harta milik pribadi
  4. Harta tidak terlibat hutang
  5. Harta tidak dapat berkembang
  6. Dapat mencukupi kebutuhan sehari-hari
  7. Harta sudah mencapi nishob atau jumlahnya sesuai ketentuan yang telah ditetapkan
  8. Sudah mencapai satu tahun.

Macam-Macam Harta Wajib Zakat Mal

Untuk memperjelas apa saja yang telah disebutkan dalam Pengertian Zakat Mal tadi, maka diuraikan lagi apa sajakah macam-macam harta yang wajib dizakatkan :

  1. Harta Kekayaan
  2. Hewan ternak seperti sapi atau lembu, kambing, unta, dan lainnya yang telah mencapai satu tahun dan tidak dimanfaatkan untuk kepentingan produksi, misalnya untuk membajak sawah. Nishob yang ditentukan dapat mencapai 5 ekor unta atau 30 ekor sapi atau 40 ekor kambing atau domba.
  3. Benda mulia, seperti emas, perak, sertifikat tanah. Nishob bagi logam mulia emas yang tidak pernah terpakai dan disimpan selama satu tahun adalah 85 gram. Sedangkan untuk nishob perak adalah 595 gram. Kedua jenis logam mulia tersebut wajib dikeluarkan zakatnya 2,5%.
  4. Hasil pertanian dan perkebunan memang sangatlah mudah apabila dizakatkan. Karena siapa yang tidak menginginkan membeli kebutuhan sayuran atau buah-buahan untuk makan sehari-hari. Nishob yang wajib dikeluarkan adalah 2,5% dari total keuntungan sebesar dan bahkan melebihi 42.500.000 selama satu tahun.
  5. Harta perniagaan atau investasi, barang yang tidak dipakai sendiri dalam perusahaan dan dapat disewakan atau jual-beli sehingga pemilik mendapati keuntungan melebihi 6.530.000 dan wajib dikeluarkan zakatnya sebesar 5% dari total keuntungan.
  6. Harta Rikaz atau harta temuan yang merupakan benda penting. Mau belanjakan harta dijalan Allah? Bisa dengan lakukan Umroh November tahun ini bersama Khazzanah Tour Travel!

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *